CIRI-CIRI, MANFAAT, DAN DESKRIPSI POHON KELAPA


POHON KELAPA (COCOS NUCIFERA)



Pohon kelapa banyak tumbuh diarea pantai ini dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan curah hujan 1300-2300 mm/ tahun atau bahkan lebih, daerah dengan ketinggian 600 m diatas permukaan air laut, serta daerah dengan intensitas sinar matahari yang cukup.

Klasifikasi dan Ciri-Ciri Umum Tanaman Kelapa
Klasifikasi ilmiah tanaman kelapa :
  • Kerajaan : Plantae
  • Ordo : Arecales
  • Famili : Arecaceae
  • Upafamili : Arecoideae
  • Bangsa : Cocoeae
  • Genus : Cocos
  • Spesies : C. nucifera
  • Nama binomial : Cocos nucifera

Ciri-ciri umum tanaman kelapa :
Tanaman yang bisa beradaptasi dengan baik di area berpasir seperti pantai ini memiliki ciri-ciri umum yang mudah dikenali, antara lain :
  • Pohon terdiri dari batang tunggal , akar berbentuk serabut, dengan struktur yang tebal dan berkayu, berkerumun membentuk bonggol.
  • Batang pohon beruas-dan bila pohon sudah tua, ruas-ruas tersebut akan berkurang,Batang kelapa merupakan jenis kayu yg cukup kuat , tapi sayangnya kurang baik untuk bangunan.
  • Daun kelapa merupakan daun tunggal dengan pertulangan menyirip.
  • Bunga majemuk dan terletak pada rangkaian yang dilindungi oleh bractea, bunga terdiri dari bunga jantan dan betina.bunga betina terletak di pangkal karangan, sedangkan bunga jantan di bagian yang jauh dari pangkal.
  • Buah kelapa umumnya besar, dengan diameter sekitar 10cm-20 cm bahkan bisa lebih. Warna buah kelapa terngantung dari jenis pohonnya ( bisa berwarna kuning atau hijau), untuk buah yang sudah tua akan berubah warna menjadi coklat

Manfaat Kelapa Bagi Manusia



Kelapa adalah salah satu jenis tanaman serba guna dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Seluruh bagian pohon kelapa dapat memberikan manfaat bagi manusia mulai dari akar hingga bagian daun dan tentunya buahnya. Berikut beberapa pemanfaat pohon kelapa oleh manusia :
  1. Bagian Batang : Dimanfaatkan sebagai bahan baku perabotan rumah,  mebel, sebagai kayu, ataupun kayu bakar.
  2. Bagian daun : Daun kelapa dapat digunakan sebagai bahan pembungkus ataupun dianyam untuk dijadikan atap rumah, sedangkan lidinya biasa digunakan untuk membuat sapu.
  3. Bagian bunga : menghasilkan cairan yang dikenal dengan nama air nira yang memiliki rasa manis, bisa dijadikan sebagai bahan baku pembuatan gula nira ataupun sbg minuman.
  4. Bagian buah : Bagian ini terdiri dari kulit ( sabut), batok, daging kelapa dan air kelapa. Kulit buah ( sabut kelapa ) sering digunakan sebagai bahan baku pembuatan keset, Batok kelapa bisa dijadikan arang, buah kelapa untuk konsumsi atau diolah untuk dijadikan minyak kelapa, terakhir air kelapa sebagai penghilang dahaga dan juga bermanfaat sebagai tanaman obat untuk meningkatkan kesehatan tubuh.
Deskripsi
Bahan baku arang kualitas baik adalah, tempurung kelapa dalam yang sudah tua (sabutnya sudah kering). Tempurung tua ditandai dengan warna bagian luarnya yang cokelat tua dan bagian dalamnya hitam mengkilat. Tempurung kelapa genjah (puyuh, gading) dan hibrida kurang baik dijadikan arang karena terlalu tipis dan rapuh. Tempurung yang berasal dari kelapa belum terlalu tua, yang ditandai dengan warnanya yang masih keputih-putihan, tidak boleh disertakan. Kondisi tempurung haruslah utuh. Bisa berupa belahan dua (separo kelapa) bisa belahan empat (seperempat kelapa). Tempurung dengan ukuran lebih kecil atau yang telah menjadi serpih, tetap bisa dimanfaatkan sebagai starter pembakaran. Bahan tempurung  yang akan dibakar dipersiapkan di dekat peralatan di lokasi pembakaran. Setelah peralatan dan bahan siap, pembakaran pun dimulai.
Arang tempurung kelapa yang telah dibakar dan dihaluskan dapat dijadikan sebagai penyimpan energi. Arang tempurung kelapa (batok kelapa) merupakan energi alternatif yang sangat cocok diterapkan di Indonesia. Arang batok kelapa banyak tersedia dan energi ini sangat ramah terhadap lingkungan. Arang tempurung kelapa juga menjamin pasokan energi listrik kepada masyarakat. Arang tempurung kelapa merupakan sumber alam yang dapat diperbaharui maka ketersediaan bahan bakunya bisa direncanakan dengan baik, berbeda dengan sumber daya alam saperti batu bara, minyak, gas yang tidak dapat diperbaharui sehingga apabila bahan baku tersebut habis akan mengganggu pasokan energi listrik kepada masyarakat.
Jika melihat potensi alam Indonesia sangat mungkin untuk pengembangan sumber energi berbahan baku arang tempurung kelapa. Pohon kelapa di Indonesia cukup banyak dan masih banyak tanah yang kosong untuk bisa ditanami pohon kelapa karena Negara Indonesia adalah negara kepulauan, hampir setiap pulau sangat cocok dengan tanaman.
Potensi tempurung kelapa yang banyak belum dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat untuk kegiatan produktif yang dapat meningkatkan nilai tambah. Pembuatan arang tempurung kelapa ini belum banyak yang melakukannya, padahal potensi bahan baku yang cukup banyak tersedia di sekitar kita.
Arang tempurung kelapa ini mampu menjadi sumber energi alternatif dan penyimpan energi alternatif yang perlu dikembangkan untuk mengatasi masalah kesulitan energi yang melanda Indonesia dan negara lain di dunia saat ini.
Tempurung kelapa mengandung karbon sebanyak 75-95%. Tempurung kelapa juga mengandung bahan – bahan lainnya yaitu : H2O sebanyak 8,7 %; nitrogen sebanyak 2,9% ; oksigen sebanyak 7,0% ;dan pH sebanyak 6,4%.
Arang tempurung kelapa dapat dimanfaatkan sebagai penyimpan energi listrik, briket tempurung kelapa, penjernihan dan pemurniaan air, penyerap zat beracun, pereduksi kolesterol, pengikat nutrisi di udara, mempercepat pertumbuhan tanaman, dan sebagai penyembuh luka.
Dari sekian banyak manfaat arang tempurung kelapa, penggunaan yang paling efektif adalah sebagai penyimpan energi listrik. Daya serap arang tempurung kelapa tinggi, karena arang tempurung kelapa memiliki pori – pori dengan diameter yang kecil, sehingga mempunyai internal yang luas. Luas permukaan arangnya adalah 2 x 104cm2per gram, tetapi sesudah pengaktifan dengan bahan kimia mempunyai luas sebesar 5 x 106 cm2 sampai 1,5 x 107 cm2 per gram. Arang tempurung kelapa merupakan sumber energi alternatif dan merupakan penyimpan energi alternatif yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui ketersediaan bahan bakunya.
Arang tempurung kelapa merupakan penyimpan energi alternatif, yang dapat diisi ulang menggunakan tenaga angin, akkumulator, adaptor, ataupun alat lainnya. Energi listrik yang telah disimpan dalam arang tempurung tersebut diukur dengan amperemeter dan voltmeter. Dan dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan seperti berikut ini.
1. Dimanfaatkan sebagai sumber pengganti energi listrik (PLN dan diesel) apabila listrik padam.
2. Sebagai sumber penerangan alternatif yang dapat diperbaharui.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "CIRI-CIRI, MANFAAT, DAN DESKRIPSI POHON KELAPA"

Posting Komentar